Sidrap – portalcepat,my id : Danramil 01/Panca Lautang Lettu Kav Muhammad Nasir mewakili Dandim 1420/Sidrap menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Pelaksanaan Teknis Kegiatan Optimasi Lahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Saromase SKPD Kabupaten Sidrap, Jalan Harapan Baru, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Jumat (03/07/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M.P.HD (Hon) dan dihadiri Kepala BPLIP Kelas I Makassar Dr. Ir. Rustam Massinau, unsur Kejaksaan Negeri Sidrap, Asisten II Bidang Perekonomian, Sekretaris Dinas Pertanian, para Kepala BPP se-Kabupaten Sidrap, PPL, serta 187 peserta dari kelompok tani.
Dalam sambutannya, Kepala BPLIP Kelas I Makassar Dr. Ir. Rustam Massinau menyampaikan bahwa alokasi program optimasi lahan dan irigasi di Kabupaten Sidrap meningkat menjadi 3.958 hektare sebagai bentuk dukungan terhadap peran Sidrap sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan. Ia juga menegaskan bahwa dana swakelola Tipe IV yang disalurkan kepada kelompok tani merupakan anggaran negara yang harus dikelola secara transparan, sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta diawasi oleh pihak terkait untuk menghindari penyimpangan. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan program cetak sawah seluas 600 hektare di Kecamatan Pitu Riase guna meningkatkan produksi pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menjelaskan bahwa Program Optimasi Lahan Non Rawa TA 2026 yang diberikan kepada 122 kelompok tani merupakan langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Program tersebut ditargetkan mampu mengoptimalkan lahan sawah tadah hujan, meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga 300, serta mendorong produktivitas padi mencapai 10 ton per hektare. Bupati juga mengingatkan seluruh ketua kelompok tani agar mengelola anggaran secara tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.
Dalam hasil rapat disepakati bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap akan berupaya maksimal mengatasi berbagai kendala yang dihadapi sektor pertanian, termasuk penyediaan sarana pendukung. Salah satunya adalah dukungan penyediaan jaringan listrik ke areal persawahan untuk mengoperasikan pompa air yang telah dikoordinasikan bersama PLN. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan program akan diperkuat dengan melibatkan instansi terkait guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran hukum.
Kehadiran perwakilan Kodim 1420/Sidrap dalam kegiatan ini menjadi bentuk sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program optimasi lahan, peningkatan produksi pertanian, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sidrap.Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih singkat untuk publikasi di media sosial atau website Kodim 1420/Sidrap.





